Skip to main content

I Give Humanity a Chance

Ketika membaca kalimat "I still believe that people are really good at heart" yang ditulis Anne Frank, aku mempertanyakannya. Karena aku tidak percaya itu, tidak benar-benar percaya.
Bagaimana bisa Anne Frank, dengan segala yang dialaminya, menuliskan kalimat itu?
Bagaimana bisa aku, dengan segala yang kualami dan belum kualami, mempertanyakan kalimat itu?

Tapi aku hidup lebih lama dari Anne Frank.

Mungkin Anne Frank mengalami perang dan segala yang menyertainya, tetapi dia tidak tahu bagaimana keadaan dunia jauh setelah perang usai, bagaimana para manusia dan segala yang menyertainya.
Aku tahu, itulah mengapa aku menulis ini. Dan tidak memercayai kalimat itu.

Tapi untuk kali ini, aku memberikan manusia kesempatan. Kesempatan untuk membuktikan bahwa pada dasarnya manusia itu baik.


Aku tidak memercayai lagi manusia, dari orang dewasa, sudah pasti remaja, dan bahkan anak-anak. Anak-anak sekarang ini sulit dipercaya. Tapi tadi, di kendaraan umum yang kunaiki sepulang sekolah, aku bertemu dengan tiga orang anak, dan mereka membicarakan apa yang anak-anak bicarakan. Mereka menggunakan bahasa yang anak-anak gunakan. Aku tidak bisa melepaskan perhatianku dari ketiganya, aku bahkan harus menahan diri untuk tidak ikut dalam pembicaraan mereka.


Aku memberikan manusia kesempatan, karena ternyata aku belum melihat semuanya, sebagian besar pun belum. Tapi tetap, aku rasa aku sudah cukup banyak melihat. Dan ketiga anak itu adalah titik-titik kecil yang bersinar diantara banyaknya titik-titik hitam. Aku tidak tahu apakah aku akan menemukan titik-titik bersinar lainnya. Aku menunggu. Aku memberi kesempatan, karena aku percaya.

Comments

Popular posts from this blog

Are you sure/That we are awake? It seems to me/That yet we sleep, we dream. William Shakespeare
"I believe a leaf of grass is no less than the journey-work of the stars." Walt Whitman

A Tired Bridge, Breaking Itself

There was the time when she thought she found something that she will never find again, a bond, a connection. A friendship. And at that time she was happy but she never admitted it. Moments pass. Countless of them. She isn't she in the trio anymore, and so are the two of it. It always baffles her, how people change. Now she sits there, in front of one of the trio, talking. Every words feel so wrong. She knows that. And her friend probably knows that too. They talk about past. Memorizing. Nothing new comes out, because there isn't any. It used to be "we are there", now "she is here, she is there, and she is there". She never really thought about this, but perhaps it's true, that she's the bridge of the bond. And she's getting tired of that. She can't be that anymore. She doesn't want to. Either there's something that changed her about that or the thought of that changed her. Nothing's true come out anymore, and if it so...